|
 Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah dari Global Enterprise Challange (GEC) 2010 setelah tim Indonesia menjuarai GEC 2009, yang telah diselenggarakan pada 14 – 15 Juni di Kuta, Bali. Kompetisi ini diikuti oleh 14 negara: Jerman, Polandia, Skotlandia, Norwegia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Selandia Baru, Korea Selatan, Australia, Wales, Jepang, Filipina, Singapura dan tuan rumah Indonesia. GEC merupakan lomba inovasi dan entrepreneurial di antara kelompok para remaja usia 16‐19 tahun, menggunakan teknologi internet dan menjangkau skala regional dan global. Tim‐tim peserta dari seluruh dunia harus menjawab persoalan atau challenge yang diberikan oleh NASA dan disiarkan melalui internet. Dalam “challenge” tahun ini, para peserta diminta untuk membuat sebuah permainan keluarga yang mencakup isu dan masalah dunia yang diperkirakan akan dihadapi pada tahun 2030. “Diharapkan program ini dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk mulai mengasah keterampilan wirausaha dan juga menumbuhkan kreatifitas berinovasi, bekerjasama dalam tim untuk menawarkan solusi suatu permasalahan global dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Ketua Dewan Pembina Surya Institute Prof. Yohanes Surya, PhD. yang juga merupakan salah satu anggota dewan juri.
Tahun ini, Indonesia menyerahkan piala kepada tim Australia yang memenangkan Global Enterprise Challenge 2010. Ini merupakan kemenangan yang pertama untuk tim Australia sejak GEC diluncurkan di Skotlandia pada tahun 2002. Selain gelar champion, GEC 2010 juga memberikan The Most Creative Award yang diserahkan oleh Surya Institue dan United in Diversity kepada tim Jepang. Jepang juga menempati urutan kedua pemenang, diikuti oleh Wales di urutan ketiga. Walau tidak ada penghargaan khusus pada para “runner‐up”, tetapi mengingat kedua negara Jepang dan Wales turut berlomba di Bali, Indonesia, mereka juga mendapatkan kesempatan menikmati pulau Bali setelah lomba usai. Ini adalah sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan menggelar GEC 2010. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama antara Surya Institute, United in Diversity dan PT Bakrieland Development Tbk, sebagai strategic partner sekaligus penyedia Official GEC Venue di salah satu property terbarunya di Kuta Bali yang akan dioperasikan sebagai Pullman Bali Legian Nirwana Resort. “Merupakan sebuah kehormatan untuk Bakrieland untuk bisa memfasilitasi para peserta dunia dalam meraih penghargaan bergengsi di bidang kewirausahaan muda. Ini merupakan salah satu wujud kontribusi dan kepedulian Bakrieland terhadap pengembangan generasi muda melalui bidang pendidikan. Semoga kedepan semakin banyak aktifitas sejenis GEC yang didukung oleh wirausahwan maupun korporasi sehingga dapat mendukung jiwa wirausaha diantara generasi muda yang penuh inovasi dan kreasi,” ujar Presiden Direktur dan CEO PT Bakrieland Development, Tbk., Hiramsyah S. Thaib. Piala pemenang utama Global Enterprise Challange 2010 didesain oleh Bakrieland dengan nama The Bakrieland Trophy. Piala memiliki gambar Gunungan atau Kayon yang merupakan unsur penting dalam pertunjukan Wayang, seni tradisional Indonesia, yang dipergunakan sebagai tanda pembuka cerita, pergantian babak dan penutup. Tim Indonesia untuk GEC 2010 diwakili oleh Tim Evergreen yang terdiri dari Arif Rahman (SMAN 5 Berau, Kalimantan Timur), Desak Kt Tristiana Sukmadewi (SMAN 3 Denpasar, Bali), Emri Arronggear (SMAN 5 Jayapura, Papua), Genewin (Global Prestasi School, Jakarta), Halbert Chong (SMA IPEKA IICS, Jakarta), dan Muhammad Galih Wicaksono (SMA Madania PIS, Bogor). Tim Juri GEC 2010 terdiri dari 14 anggota juri yang tersebar di seluruh dunia dibawah koordinasi Gordon McVie, salah satu pencipta dan pengelola GEC, dengan menggunakan sebuah sistem penjurian khusus yang bernama UB The Judge. Empat diantaranya dari Indonesia yaitu Prof. Yohanes Surya, PhD. (Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Surya Institute), Deden Sudarbo (General Marketing Manager PT Bakrieland Development, Tbk), Bernardus Djonoputro (CEO Asia Advisory) dan DR. Ir. Moh. Hasroel Thayib, APU (Kepala Pusat Penelitian Sumber daya Manusia dan Lingkungan, Universitas Indonesia). Penyelenggaraan GEC 2010 di Indonesia juga didukung oleh PT Medco Energi International, BNI, dan PT Telkom sebagai Official GEC Telecommunications. |